SURAT GEMBALA Surat Gembala
Mengukir Sejarah (1)
03 March 2019

Saudaraku,
Di dalam Alkitab kita membaca sosok-sosok manusia yang luar bisa yang mengukir sejarah Tuhan dalam hidup mereka. Mereka telah memiliki perjalanan bersama Tuhan yang indah. Dan ini menjadi satu pelajaran yang sangat berharga bagi kita, supaya kita juga memiliki warna hidup seperti yang mereka miliki. Sebuah kualitas hidup yang indah, di mana kita bisa mengukir sejarah Tuhan dalam hidup kita. Tuhan tidak memiliki sejarah dengan manusia kalau manusia itu tidak berurusan dengan Tuhan. Dan sejatinya, Tuhan sebenarnya tidak membutuhkan manusia dan tidak perlu sejarah-Nya diukir, untuk apa? Tapi bagi kita itu sangat berarti, sebab ukiran yang indah dalam kehidupan manusia menentukan nasib kekal atau keadaan kekalnya nanti.

Kesempatan untuk mengukir sejarah Tuhan di dalam hidup ini adalah suatu kesempatan yang sangat berharga, yang kita harus memandangnya sebagai anugerah yang tak ternilai; kesempatan besar yang Tuhan sediakan untuk semua orang, khususnya bagi umat pilihan yang mengenal Allah yang benar, Allah Abraham, Ishak dan Yakub dan Yesus Kristus Anak Tunggal Bapa. Kita memiliki kesempatan untuk memiliki pengalaman berjalan dengan Tuhan dan mengukir sejarah Tuhan dalam hidup kita. Maka, lihat peluang ini, temukan peluang ini, dan manfaatkan peluang ini Saudara.

Saudaraku,
Kalau kita menyia-nyiakan kesempatan berharga ini, pasti suatu hari kita menyesal. Ketika seseorang berhadapan dengan Tuhan semesta alam yang Mahaagung, kemudian ia melihat betapa agung, betapa mulianya Tuhan semesta alam, maka ia akan menyesal -mengapa ketika hidup di bumi ini, ketika memiliki kesempatan yang begitu banyak untuk berjalan dengan Tuhan, mengalami Tuhan, mengukir sejarah Tuhan dalam hidupnya- ia menyia-nyiakan.

Mengukir sejarah Tuhan dalam hidup harus dimulai dari hari ke hari, dari hal-hal yang sederhana. Jadi jangan berpikir bahwa mengukir sejarah Tuhan harus atau mesti melalui pengalaman yang spektakuler, membelah laut, mengadakan mukjizat. Pada akhirnya, seseorang yang mengukir sejarah hidupnya bersama Tuhan, ia pasti berkarakter agung seperti Tuhan.

Saudaraku,
Jadi kalau seseorang mengukir sejarah dengan Tuhan, tetapi tidak berkarakter seperti Tuhan, pasti pengalamannya salah. Sebab ketika Tuhan hadir dalam hidup kita, Tuhan hadir bukan hanya hendak melindungi, hendak menjaga, hendak memberkati kita, Tuhan hadir dalam hidup kita untuk mendidik sebagai bapak, mengajar sebagai guru. Dan Firman Tuhan mengatakan bahwa Allah berkerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

Untuk ini orang percaya harus mulai menggelar hidupnya setiap hari untuk berjalan dengan Tuhan dan mengukir sejarah Tuhan di dalam hidupnya. Begitu membuka mata di pagi hari, kita melihat hari itu seperti lembar kertas putih, di mana kita bisa menulis cerita kita di atasnya. Dan Tuhan mau kita mengukir sejarah hidup kita. Jangan Saudara berpikir Tuhan harus di bujuk-bujuk untuk mau hadir dalam hidup kita, dan mengukir sejarah-Nya dalam hidup kita. Tuhan dengan limpahnya menyediakan Diri.

Saudaraku,
Oleh sebab itu setiap hari kita harus menemukan jejak Tuhan dalam hidup kita. Allah bekerja dalam segala hal, jadi dalam setiap peristiwa yang kita lihat, kita dengar, apalagi yang kita alami, ada sesuatu yang Tuhan berikan kepada kita. Reaksi kita terhadap sesuatu yang kita dengar, yang kita lihat, dan yang kita alami, menentukan pertumbuhan rohani kita, menentukan bagaimana kita mengukir sejarah Tuhan dalam hidup kita.

Jadi tidak ada sesuatu yang kita anggap sebagai kecelakaan atau bencana, sebab dalam segala hal itu Allah turut bekerja. Seakan-akan Tuhan membawa kita ke situasi-situasi tertentu yang di dalamnya kita diberi kesempatan untuk membuat cerita, membuat kisah, menciptakan fragmen hidup bagaimana Tuhan hadir di dalamnya. Temukan jejak Tuhan, terutama melalui apa yang kita alami dalam hidup kita setiap hari, karena di situ ada jejak Tuhan. Memang tidak mudah menemukan jejak Tuhan melalui pengalaman hidup -seperti menemukan jarum di jerami- tapi yang mustahil bagi manusia, tidak mustahil bagi Tuhan. Tuhan akan memampukan kita menemukan jarum itu, menemukan Tuhan itu dalam hidup kita. Mungkin sering kita tidak mengerti maksud Tuhan dalam peristiwa-peristiwa hidup yang terjadi, tapi temukan Tuhan di balik semua peristiwa hidup tersebut. Ada jejak Tuhan yang sempurna.

Teriring salam dan doa,

Dr. Erastus Sabdono