Keunikan Bapa
31 December 2016

Perbedaan antara Tuhan Yesus dan Roh Kudus dalam relasinya dengan Bapa adalah sebagai berikut: Roh Kudus tidak akan pernah bisa meninggalkan Allah Bapa atau sebaliknya, sebab Roh Kudus adalah Roh Bapa sendiri. Roh Kudus tidak pernah terpisah dari Bapa. Di mana ada Bapa pasti ada Roh Kudus, tetapi di mana ada Roh Kudus, belum tentu kehadiran Pribadi Bapa secara penuh bersama, sebab Bapa ada di dalam surga. Namun demikian, di mana ada Roh Kudus kehadiran Bapa beserta juga. Dalam hal ini harus bisa dibedakan antara kehadiran Pribadi Bapa secara penuh dengan kehadiran Bapa melalui atau di dalam Roh-Nya. Pribadi Bapa ada di dalam surga, tetapi kehadiran Bapa diwakili oleh Pribadi Roh Kudus. Di sini kehadiran Bapa melalui Roh-Nya bisa menjadi Pribadi sendiri, yaitu Roh Kudus. Roh Kudus juga bisa dihubungkan dengan Tuhan Yesus. Sehingga Roh Kudus bisa mewakili Bapa maupun Anak.

 

Penjelasan ini sesuatu yang sangat unik dan menunjukkan dahsyatnya Allah Bapa. Ia bisa berada di surga tetapi kehadiran- Nya bisa di mana-mana. Hanya Bapa melalui Roh Kudus satusatunya yang dapat melakukan hal ini. Dimensi seperti ini hanya dapat dimiliki dan dilakukan oleh Allah (Elohim). Kalau manusia, ia ada di suatu tempat maka ia hanya ada di sana. Orang itu tidak dapat di tempat lain. Manusia dibatasi oleh ruangan atau tempat dan waktu. Berbeda dengan Bapa. Ia ada di suatu tempat (di surga), tetapi Roh-Nya bisa ada di manapun juga. Tidak ada wilayah di jagad raya yang tidak dihadiri oleh Roh-Nya. Inilah misteri segala misteri itu.

 

Bagaimanapun, Pribadi Allah Bapa ada di surga sesuai dengan doa Bapa Kami yang Tuhan Yesus ajarkan, tetapi kehadiran-Nya bisa di bumi dan di mana-mana. Kehadiran Allah Bapa atau cara kehadiran-Nya inilah yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Roh Kudus bisa dikatakan sebagai bagian dari pribadi Allah Bapa, tetapi bukan Allah Bapa. Allah Bapa di surga, Roh Kudus yang hadir di mana-mana. Dalam hal ini Roh Kudus bertugas melaksanakan apa yang Allah Bapa kehendaki atau yang Allah Bapa kerjakan. Berkenaan dengan proyek penyelamatan umat manusia di dalam Tuhan Yesus Kristus, Roh Kudus meneruskan pekerjaan Tuhan Yesus di dalam kehidupan orang percaya (Yoh 16:7). Itulah sebabnya Roh Kudus adalah cara kehadiran Allah, baik Bapa maupun Anak (Elohim).

 

Roh Kudus juga berfungsi sebagai perwakilan dari Allah (Elohim), sebab Roh Kudus mewakili kehadiran Allah Bapa dan Allah Anak sebelum berinkarnasi menjadi manusia dan setelah kebangkitan-Nya (duduk di sebelah kanan Allah Bapa). Selamanya nanti Roh Kudus akan selalu mewakili Allah (Elohim) yang hadir di segala tempat. Pada dasarnya pemerintahan Allah adalah pemerintahan yang dijalankan oleh Tuhan Yesus dengan kuasa Roh Kudus.

 

Oleh karenanya, kalau Roh Kudus disamakan dengan arus listrik dan Allah (Elohim) sebagai pusat tenaga listriknya ada benarnya, tetapi baru sebagian kebenaran. Benarnya adalah bahwa Roh Kudus selalu berhubungan dengan Bapa dan tidak akan terpisah (seperti arus listrik dengan pusat tenaga listriknya), sebab Roh Kudus adalah representasi kehadiran-Nya. Tidak benarnya adalah bahwa Roh Kudus tidak boleh disamakan dengan suatu benda atau suatu kekuatan yang tidak berperasaan, tidak bisa berpikir dan berkehendak. Roh Kudus ini berbeda dengan Allah Anak (Tuhan Yesus) yang bisa mandiri terpisah dari Bapa menjadi manusia.

 

Kalau teliti memperhatikan Alkitab, dapat diperoleh kenyataan bahwa Roh Kudus memiliki pikiran, perasaan dan kehendak. Komponen-komponen ini adalah ciri-ciri dari suatu pribadi. Roh Kudus adalah Roh yang tidak kelihatan, tetapi riil atau nyata. Roh Kudus adalah cara berada Allah yang esa. Harus dipahami dengan benar bahwa Allah adalah esa atau satu dalam lembaga atau institusi-Nya, tetapi jamak dalam pribadi-Nya. Di dalam Allah Elohim terdapat pribadi Bapa, Anak serta Roh Kudus yang menjadi representasi kehadiran Allah yang esa tersebut. Kalau Allah (Bapa dan Anak) ada di surga, bukan berarti Allah tidak ada di mana-mana. Roh Kuduslah yang ada di manamana (omnipresent). Hal ini juga sudah berarti Allah Bapa dan Allah Anak ada di mana-mana melalui dan di dalam Roh Kudus. Kehadiran Roh Kudus adalah kehadiran Allah (Elohim sendiri).